Salam,

Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, karena atas Rahmat-Nya semata akhirnya Kelurahan Bendogerit dapat meluncurkan website setelah adanya koordinasi, penyesuaian teknis, kontain maupun penampilan, dengan pengelola website Pemerintah Kota Blitar.

  • Kelurahan Bendogerit Bagikan Bingkisan bagi W...

    Seperti pada tahun sebelumnya, menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri ....
  • Kelurahan Bendogerit Raih Predikat Terbaik Ke...

    Kelurahan Bendogerit meraih predikat terbaik dalam Lomba Kelurahan Tingk....
  • Kelurahan Bendogerit Juara Lomba Cipta Menu T...

    Dalam rangka meningkatkan kreativitas dan produktivitas para remaja putr....
  • Dialog Interaktif Anjangsana IKM Radio Mahard...

    Bertempat di rumah Bpk. Abdul Aziz Bobsaid Jl. Trowulan Kelurahan Bendog....
  • PENGIBARAN BENDERA MERAH PUTIH...

    Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-108 Tahun 2016....
  • RW 11 Juara Umum Lomba Bola Volley Antar RW...

    Pada tanggal 10 s/d 13 Mei 2016 bertempat di Lapangan Olahraga Kelurahan....
  • Kegiatan PPMK 2016 dimulai......

    Kegiatan fisik PPMK Kelurahan Bendogerit Tahun 2016 telah mulai dilaksan....
  • Serapan Anggaran Tribulan I Tercapai......

    Pada periode 1 Januari s/d 31 Maret 2016 serapan anggaran Kelurahan Bend....
LOGIN
FOTO KEPALA SKPD

HARTATO, S.STP
NIP. 198609102006021001

Profil

Untuk mengetahui asal-usul Kelurahan Bendogerit berdasarkan sejarah masa lalu, beberapa keterangan diperoleh dari sesepuh desa atau sumber-sumber yang dapat dipertanggung jawabkan, bahwa pendiri Kelurahan Bendogerit adalah Kyai Prodongso yang berasal dari Desa Kampak Kecamatan Monggolan Kabupaten Trenggalek. Pada waktu desa masih merupakan hutan belantara, Kyai Prodongso membabat hutan, setelah dibabat tumbuh sebatang Pohon Bendo yang besar dan berhimpitan dengan pohon apak yang seakan-akan menyatu menjadi satu pohon. Pada waktu mengerjakan lahan tersebut Kyai Prodongso merasa lelah dan beliau beristirahat dibawah pohon bendo yang rindang dan pada saat itu angin bertiup sehingga membuat pohon tersebut bergerak dan saling bergesekan yang menimbulkan suara berderit.  gerit..gerit..gerit. Pohon bendo yang saling bergesekan tersebut dan menimbulkan suara berderit menjadikan inspirasi Sang Kyai Prodongso sehingga timbul niatan apabila hutan tersebut telah menjadi desa akan dinamakan Desa Bendogerit. Kemudian atas jasanya tersebut oleh para pengikut beliau, Kyai Prodongso diangkat sebagai sesepuh desa yang disebut Demang.

Ki Demang Prodongso melanjutkan pembabatan hutan kearah utara dan sesampainya disana banyak ditemukan pohon jati yang kemudian dinamainya daerah tersebut dengan sebutan Dukuh Jaten yang dikenal hingga sekarang. Demikian pula Ki Demang Prodongso juga memiliki kebun yang ramai dikunjungi orang yang dalam istilah Jawa disebut Rejo akhirnya Ki Demang Prodongso menamakan daerah tersebut Dukuh Kebonrejo. Adapun untuk tempat mandi Ki Demang Prodongso adalah sebuah kolam yang sangat jernih dan diberinya nama daerah tersebut dengan sebutan Dukuh Sendang. 

Guna memperluas lahan pertanian bagi pengikut-pengikutnya, Ki Demang Prodongso membabat wilayah selatan yang masih merupakan hutan belantara. Untuk daerah yang terakhir ini dalam perkembangannya menjadi wilayah yang lebih ramai dibandingkan dengan daerah-daerah terdahulu (Dukuh Jaten dan Dukuh Kebonrejo) oleh karenanya Ki Demang Prodongso memberinya nama Dukuh Sidorejo yang berarti Jadi Ramai karena kesuksesan dalam kepemimpinannya beliau oleh para pengikutnya digelari Kyai Imam Soewongso. Pada masa lalu guna mengenang jasa jasa Kyai Imam Soewongso, makam beliau dijadikan tempat keramat oleh masyarakat dan hingga sekarang lebih dikenal sebagai Sarean Swangsan yang terletak di sebelah utara wilayah Kelurahan Bendogerit. 

Kelurahan Bendogerit merupakan salah satu dari 7 ( tujuh ) Kelurahan yang ada dalam Kecamatan Sananwetan Kota Blitar. Yang mempunyai luas Wilayah 1,95520 Km2. Dilihat dari sisi topografi, Kelurahan Bendogerit tergolong dataran rendah yang berada pada ketinggian 167 meter dari permukaan laut dengan curah hujan tercatat 2.040 mm/th. Jarak dengan Pemerintahan Kecamatan Sananwetan 1 Km, sedangkan jarak dengan Pemerintahan  Kota Blitar 1 Km dengan batas-batas wilayah sebagai berikut :

Sebelah Utara

:

Kelurahan Sentul Kecamatan Kepanjen Kidul Kota  Blitar

Sebelah Timur

:

Kelurahan Gedog Kecamatan Sananwetan Kota Blitar

Sebelah Selatan

:

Kelurahan Sananwetan Kecamatan Sananwetan Kota Blitar

Sebelah Barat 

:

Kelurahan Kepanjen Lor Kecamatan Kepanjenkidul Kota Blitar


JAJAK PENDAPAT
Bagaimanakah Kondisi Sarana dan Prasarana Pelayanan ?
Baik
Cukup
Kurang

HASIL
AGENDA
STATISTIK PENGUNJUNG
  • Browser :
  • OS : Unknown Platform
  • Dikunjungi sebanyak : 120182 kali